Sambutan

SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI YANG SANGAT SEDERHANA!! TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA..........

Minggu, 06 November 2011

INSTALASI KABEL JARINGAN.


Fungsi sebuah media pada dasarnya adalah mengantarkan arus informasi ( dalam bentuk
bits dan bytes ) melalui sebuah jaringan ( LAN, MAN, WAN ). Sedangkan jenis media
yang sering dipakai yaitu twisted pair, coaxial, optical fiber. Sedangkan pada jaringan
komunikasi wereless, medium yang digunakn adalah atmosfir atau ruang udara terbuka.
Dan untuk istalasi kabel jaringan yang akan dibahas hanya jenis twisted pair , karena lebih umum digunakan.

Terdapat dua macam kabel twisted pair, yaitu STP (Shielded Twisted Pair) dan
UTP(Unshielded Twisted Pair). Untuk UTP menggunakan konektor RJ-45, sedangkan hub
yang tersedia untuk konfigurasi jumlah koneksi RJ-45, umumnya terdiri atas 4, 8, 12, 15
atau 24 port koneksi (banyak model hub menyajikan juga konektor BNC untuk keperluan
koneksi kabel 10base2 Thin Ethernet). Konektor RJ-45 dapat dipasang atau dicopot dari
sebuah hub meskipun jaringan sedang berjalan. Jadi, penambahan atau pengurangan klienklien
dapat dilakukan tanpa perlu men-shutdown jaringan atau system-system yang
lainnya. Cara pemasangan kabel UTP ada dua, yaitu straight dan crossover. Sedangkan
pemasangan kabel menganut dua standar yaitu EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B (AT&T 258A).
Tabel 3.1 UTP Cable (khususnya CAT5 / CAT5e)

A. EIA/TIA 568A


Gambar 3.1 Standar EIA/TIA 568A

B. EIA/TIA 568B (AT&T 258A)
Gambar 3.2 Standar EIA/TIA 568B

Untuk lebih jelas perbedaan antara EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B bisa dilihat
pada tabel berikut :
Tabel 3.2 Data Sheet Twisted Pair Cat 5

C. Straight Through Cable
Kabel straight t hrough adalah istilah untuk menyebutkan jika sebuah kabel
pada kedua ujungnya menggunakan salah satu jenis dari konsensus pemasangan
yang ada, bisa 568A saja atau 568B saja . Pemasangan kabel straight through
digunakan untuk menghubungkan komputer dengan hub/switch atau antara
hub/switch yang mempunyai konektor up-link


Gambar 3.3 Kabel Straight Through



Gambar 3.4 Aplikasi kabel straight through pada jaringan



Untuk lebih jelas perbedaan antara kabel straight through dan kabel crossover dapat dilihat pada gambar di bawah :
Gambar 3.9 Perbedaan antara kabel straight through dan kabel crossover


Jika telah selesai dalam memasang/mengonfigurasi kabel maka langkah
selanjutnya adalah memasang kabel pada NIC dan hub jika menggunakanya.

REFERENSI
Devisi Penelitian dan Pengembangan MADCOMS, Dasar Teknis Instalasi Jaringan
Komputer, Penerbit ANDI, Yogyakarta, 2003.
Kelik, Wahyu, Pengantar Pengkabelan dan Jaringan, 2003,
http://ilmukomputer.com/kelik-kabel.pdf (12 juli 2003)
LIPI, Wiring Tutorial for 10BaseT Unshielded Twisted Pair (UTP)
Modul Pelatihan, LAN dan Intranet, IT Center Fakultas Teknik, Yogyakarta.
Oetomo, Budi Sutedjo Dharma Oetomo, Konsep dan Perancangan Jaringan
Komputer:Bangunan Satu Lantai, Gedung Bertingkat dan Kawasan, Penerbit
ANDI, Yogyakarta, 2003.



Gambar 3.10 Pemasangan kabel pada NIC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...